Beranda > Islam > Keajaiban Telinga Manusia

Keajaiban Telinga Manusia

Allah telah menjadikan telinga kita sempurna seperti mata.Bayangkan sebuah stereo,.sebagai contoh. Walaupun anda memasang stereo terbaik anda tetap akan mendengar Bunyi gemericikan dan desiran. Rangkaian radio sering bercampur aduk.,sekarang jangan bercakap lagi dengar saja !Dapatkah anda sekarang mendengar desiran? Telinga anda tidak akan lmenghasilkannya.

Anda mendengar suara dengan begitu jelas sekali..jadi apakah anda merasakan telinga anda juga meghasilkan bunyi gemerisik seperti stereo? Allah telah menjadikan telinga kita dengan sempurna dan kita dapat mendengar bunyi di sekeliling kita tanpa sebarang gangguan.

Allah telah menjadikan telinga kita sedemikian rupa, sehingga kita tidak tidak dapat mendengar bunyi-bunyi yang akan mengganggu kita.. Darah di dalam tubuh kita ,sebagai contoh mengalir dengan begitu pantas dan ia menghasilkan bunyi yang banyak ketika proses peredarannya. Bagaimanapun ,telinga kita tidak mendengar bunyi yang di hasilkan nya,Bumi kita juga menghasilkan bunyi yang kuat ketika berputar.


Tetapi Allah telah menjadikan telinga kita begitu ideal sehingga kita tidak dapat mendengar bunyi ini. Allah senantiasa memelihara kita .karena itulah,sepanjang hidup kita ,Allah tidak membiarkan kita mendengar bunyi-bunyi yang mengganggu kita.

Karena itu kita perlu bersyukur kepada Allah atas nikmatnya, Allah telah menjelaskan dalam ayat Al-Quran simak QS An Nahl (16): 78, ’’Dan Allah telah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dengan ke adaan tidak mengetahui sesuatupun dan Dia mengaruniakan kepada kamu pendengaran dan penglihatan serta hati akal pikiran supaya kamu bersyukur.

Seseorang menyimpulkan tanggapan yang akan di berikan pada ingatan dari dalam sel, ingatan kurang dari sedetik ,sebagai contoh ia memutuskan bahwa ia perlu mengucapkan ’’salam’’ Seketika itu juga sel otak yang mengendalikan otot-otot wajah akan memerintahkan gerakan yang kita kenal sebagai ’’senyum’’ perintah ini dengan cara serupa di teruskan melalui sel syaraf dan mendorong serangkaian proses rumit lain.

Pada saat bersamaan ,perintah lain telah di berikan ke pita suara di kerongkongan ,lidah dan rahang bawah sehingga suara ’’Assalamualaikum’’ di hasilkan oleh gerakan otot. Pada saat keluarnya suara ,molekul udara mulai bergerak kearah orang yang di beri ucapan salam tadi, Daun telinga mengumpulkan gelombang suara tersebut yang telah menempuh jarak 20 kaki (enam meter) tiap sperlima detik.

Udara yang bergetar di dalam kedua telinga orang itu dengan cepat mengalir ke telinga bagian tengah . Gendang suara.dengan garis tengah 0,3 inci (7,6) mulai ikut bergetar.

Getaran ini kemudian di alihkan menuju tiga buah tulang bagian tengah tempat getaran itu di ubah menjadi getaran gerak yang di teruskan ke telinga bagian dalam. Kemudian getaran gerak tersebut menciptakan gelombang dalam cairan khusus di dalam suatu bentuk seperti cangkang siput yang di sebur rumah siput telinga (cochlea)

Di dalam rumah siput, berbagai nada suara di pilah-pilah ,ada banyak serabut dengan ketebalan berbeda di dalam rumah siput seperti halnya pada alat musik harpa.. Suara dari temannya tadi hakikatnya tengah memainkan nada harmoni pada harpa ini .Suara ’’Assalamualaikum ’’ mulai dari nada rendah dan meningkat.

Pertama, serabut yang lebih tebal bergetar,baru kemudian di ikuti serabut yang lebih tipis,akhirnya,puluhan ribu benda berbentuk balok kecil mengalirkan getaran ini ke saraf pendengaran.Sekarang suara ’’Assalamulaikum’’ menjadi sinyal listrik ,yang dengan cepat bergerak menuju otak melalui jaringan saraf-saraf pendengaran, Perjalanan di dalam saraf ini berlanjut hinga mencapai pusat pendengaran di dalam otak.

Hasilnya,dalam otak manusia yang sebahagian besar terdiri dari triliunan neuron menjadi sibuk menilai data penglihatan. Dan pendengaran yang di terima., dengan cara ini ,seseorang menerima dan mengindera salam dari temannya.

Sekarang ia membalas salam tersebut.Tindakan berbicara di wujudkan melalui keselarasan sempurna ratusan otot dalam sekejap kurang dari sedetik, pemikiran yang di rancang dalam otak sebagai tanggapan ini dirumuskan ke dalam bahasa. Pusat bahasa otak yang di kenal sebagai wilayah Broca , mengirimkan sinyal-sinyal ke seluruh otot yang terkait.

Pertama,paru-paru menyediakan ’’udara panas ’’ Udara panas merupakan bahan baku bicara Kegunaan utama ini adalah penghirupan udara yang kaya oksigen ke dalam paru-paru. Udara di hisap melalui hidung dan mengalir turun ke batang tenggorok menuju paru-paru,. Oksigen dalam udara di serap oleh darah dalam paru-paru .Limbah darah ,karbon dioksida,di keluarkan udara, pada saat ini siap untuk meninggalkan paru-paru, udara yang kembali dari paru-paru melewati pita suara di tenggorokan ,pita suara in menyerupai tirai yang amat kecil yang dapat ’’ditarik’’ dengan kegiatan tulang rawan kecil tempat pita suara itu menempel

Sebelum berbicara pita suara berada dalam ke adaan terbuka selama berbicara,pita-pita ini tertarik sekaligus dari menyebabkan getaran dengan udara yang di hembuskan melaluinya.Hal ini menentukan nada suara seseorang semakin tegang pitanya semakin tinggi nadanya.

Udara di keluarkan melalui pita-pita dan mencapai permukaan melalui hidung seseorang menambah sifat pribadinya yang khas pada dirinya.Lidah bergerak menjauhi atau mendekati langit-langit dan bibir membuat beragam bentuk melalui proses ini banyak otot bekerja dalam kecepatan tinggi.

Teman orang tadi membandingkan suara yang di dengaranya dengan suara lain yang terekam dalam ingatannya,dengan membandingkan ,ia dapat segera berujar,jika itu adalah suara yang di kenalnya.karena itulah keduanya saling mengenal dan kemudian memberi salam.

Semua proses yang luar biasa ini terjadi dalam kecepatan manakjubkan , dengan kecermatan yang mengagumkan,yang bahkan tidak kita sadari. Kita melihat,mendengar dan berbicara dengan mudah seolah itu merupakan hal yang sangat sederhana , Padahal,sistem dan proses yang memungkinkannya terjadi sangatlah sulit di bayangkan kerumitannya.

Sistem yang rumit ini penuh dengan contoh dari rancangan yang tak terbandingkan yang tidak dapat dijelaskan oleh teori evolusi
Asal muls kejadian melihat,mendengar dan berpikir tidak dapat di jelaskan dengan kepercayaan para evolusionis terhadap peristiwa ’’kebetulan’’Sebaliknya jelaslah bahwa semua itu telah di ciptakan dan di anugerahkan kepada kita oleh sang Pencipta.

Bisa di katakan,hampir saja manusia idak mampu memahami cara kerja dari sistem yang membuatnya mampu melihat mendengar ataupn berpikir.
Hanya kebijaksanaan dan kekuasaan Allah yang menciptakan semua ini dari ketiadaan menjadi jelas bagi kita.
Didalam Al Quran,Allah mengajak manusia untuk merenungkan hal ini dan hendaklah kemudian bersyukur.

Kategori:Islam Tag:, ,
  1. 1 Maret 2010 pukul 12:14 pm

    hmmm…bagus2 tulisan anda…kalau boleh mohon izin copas..trims sebelumnya…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: